“…Dan para maLaikat masuk
kepada tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambiL mengucapkan); keseLamatan
atas kaLian berkat kesabaran kaLian. Maka aLangkah baiknya tempat kesudahan
itu.” (QS. Ar-Ra’d [13]:23-24)
Sabar termasuk akhLak yang paLing utama yang banyak mendapat perhatian AL-Qur’an daLam surat-suratnya. Imam aL-GhazaLi berkata, “ALLah swt menyebutkan sabar di daLam aL-Qur’an Lebih dari 70 tempat.”
IbnuL Qoyyim mengutip perkataan Imam Ahmad: “Sabar di daLam aL-Qur’an terdapat di sekitar 90 tempat.”
Abu ThaLib aL-Makky mengutip sebagian perkataan sebagian uLama: “Adakah yang Lebih utama daripada sabar, ALLah teLah menyebutkannya di daLam kitab-Nya Lebih dari 90 tempat. Kami tidak mengetahui sesuatu yang disebutkan ALLah sebanyak ini kecuaLi sabar.”
Sabar menurut bahasa berarti menahan dan mengekang. Di antaranya disebutkan pada QS.AL-Kahfi [18]: 28 “Dan tahanLah dirimu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan di senja hari dengan mengharap keridhaanNya, dan janganLah kedua matamu berpaLing dari mereka.”
KebaLikan sabar adaLah jaza’u (sedih dan keLuh kesah), sebagaimana di daLam firman ALLah QS. Ibrahim [14]: 21, “…sama saja bagi kita mengeLuh ataukah bersabar. SekaLi-kaLi kita tidak mempunyai tempat untuk meLarikan diri.”
Sabar termasuk akhLak yang paLing utama yang banyak mendapat perhatian AL-Qur’an daLam surat-suratnya. Imam aL-GhazaLi berkata, “ALLah swt menyebutkan sabar di daLam aL-Qur’an Lebih dari 70 tempat.”
IbnuL Qoyyim mengutip perkataan Imam Ahmad: “Sabar di daLam aL-Qur’an terdapat di sekitar 90 tempat.”
Abu ThaLib aL-Makky mengutip sebagian perkataan sebagian uLama: “Adakah yang Lebih utama daripada sabar, ALLah teLah menyebutkannya di daLam kitab-Nya Lebih dari 90 tempat. Kami tidak mengetahui sesuatu yang disebutkan ALLah sebanyak ini kecuaLi sabar.”
Sabar menurut bahasa berarti menahan dan mengekang. Di antaranya disebutkan pada QS.AL-Kahfi [18]: 28 “Dan tahanLah dirimu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan di senja hari dengan mengharap keridhaanNya, dan janganLah kedua matamu berpaLing dari mereka.”
KebaLikan sabar adaLah jaza’u (sedih dan keLuh kesah), sebagaimana di daLam firman ALLah QS. Ibrahim [14]: 21, “…sama saja bagi kita mengeLuh ataukah bersabar. SekaLi-kaLi kita tidak mempunyai tempat untuk meLarikan diri.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar